Iklan

Kamis, 18 Juni 2026, 18.6.26 WIB
Last Updated 2026-06-18T05:39:17Z
-UTAMABERITA TERKINIBERITA-UTAMAHUKUMPEMERINTAHREGIONALWARGA LAPOR

GURITA MAFIA BANYU URIP GEMETAR! Respon Kilat Pemkot Surabaya: Asisten I Muhammad Fikser Pimpin Rapat Darurat, Perintahkan Sapu Bersih Bangunan Liar dan Bisnis Berdarah MS!

Advertisement


Banaspatiwatch.co.id||SURABAYA-- Gelombang keadilan akhirnya datang bergulung-gulung menghantam keangkuhan pengelola pasar tumpah Banyu Urip, berinisial MS. Hanya berselang sekejap mata setelah borok premanisme perkotaan ini dikuliti ke permukaan, Pemerintah Kota Surabaya langsung membuktikan taringnya.


Menghentak publik dengan kecepatan respon tingkat dewa, Balai Kota Surabaya tidak memberi ruang sedikit pun bagi tumbuhnya dinasti kebal hukum di tanah pahlawan!

Pemerintah Kota Surabaya tak tanggung-tanggung, gerah dengan sesumbar arogan MS yang menantang otoritas negara, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Surabaya, Muhammad Fikser, AP, MM, langsung turun gunung. Mantan Kasatpol PP Kota Surabaya yang dikenal bertangan besi ini langsung memimpin rapat koordinasi darurat skala besar di Balai Kota, (Rabu,17/6) pukul 13.00 wib.


Seluruh jajaran kewilayahan, mulai dari Camat Sawahan hingga Lurah Banyu Urip dikumpulkan dalam satu meja khusus dengan satu instruksi mutlak yaitu eksekusi penertiban total secepatnya tanpa tapi, tanpa nanti!


PECAHNYA MISTERI KESAKTIAN "MS"

Setoran Berdarah Rp 30-35 Juta per Bulan!


Investigasi mendalam pasca-rapat darurat kini mulai mengurai benang kusut yang selama ini membentengi MS dari jerat hukum. Di balik ketangguhan MS menantang aparat, tercium aroma amis perputaran uang haram yang mengalir deras ke kantong sang pengelola pasar.

Informasi dari lingkaran dalam membongkar foya-foya di atas fasilitas publik.


UANG SETORAN FANTASTIS 


"MS" diduga kuat meraup upeti bulanan sebesar Rp 30 juta hingga Rp 35 juta per bulan dari pengusaha pemotongan ayam tak berizin yang beroperasi di 2 titik wilayah pasar, plus hasil tarikan pasar tumpah per hari kisaran Rp2-3juta.


EKSPANSI GURITA ILEGAL


Seolah tidak puas dengan timbunan rupiah dari limbah darah ayam yang mencemari lingkungan, MS dikabarkan tengah menyusun rencana gila. Saat ini, mau dibangun lagi 4 lokasi pemotongan ayam baru di area pasar yang sama!

Langkah ekspansi sepihak inilah yang menjadi bom waktu yang akhirnya meledak, memicu amarah Pemkot Surabaya karena dinilai secara terang-terangan meludahi regulasi tata ruang dan kesehatan lingkungan kota.


APRESIASI SETINGGI LANGIT 

Pemkot Surabaya Menolak Takluk pada Premanisme!


Langkah cepat yang diambil oleh Muhammad Fikser ini patut diacungi jempol dan mendapat apresiasi luar biasa dari seluruh warga kota. Ini adalah bukti sahih bahwa di bawah kepemimpinan yang tegas, tatanan hukum di Surabaya tidak bisa dibeli apalagi didikte oleh segelintir oknum preman berdasi! 


INSTAGRAM

satpolppsurabaya


"Ini baru respons luar biasa dari pelayan rakyat! Pemkot Surabaya membuktikan bahwa wibawa negara tidak boleh kalah oleh gertakan mafia pasar," ungkap warga setempat yang menyambut gembira kabar rencana penertiban ini.


Dalam arahan tajamnya di hadapan jajaran kecamatan dan kelurahan, Muhammad Fikser menegaskan bahwa tidak boleh ada sejengkal tanah pun di Surabaya yang menjadi wilayah abu-abu kekuasaan preman. Satpol PP yang sebelumnya disorot tajam kini diperintahkan untuk segera mengasah kembali taringnya guna meruntuhkan puluhan bangunan liar di bahu jalan Banyu Urip ( Bhug Abang ).


PEMERINTAH KOTA SURABAYA 


Genderang perang telah ditabuh oleh Balai Kota. Sekarang, dengan kepemimpinan bertenaga dari Asisten I, publik Surabaya menanti detik-detik kehancuran dinasti pungli MS di Banyu Urip. Habisi premanisme, kembalikan hak jalan warga!


(Wied)