Iklan

Kamis, 16 April 2026, 16.4.26 WIB
Last Updated 2026-04-16T14:36:18Z
-UTAMABERITA TERKINIBERITA-UTAMAHUKUMOLAH RAGAPEMERINTAHPOLRIREGIONALRELIGIWARGA LAPOR

Diduga Mengatasnamakan “PSHT JJ”, Sekelompok Orang Datangi Latihan di Saradan — Resmi Dilaporkan ke Polisi

Advertisement


Banaspatiwatch.co.id
||Madiun-- Kondusivitas kegiatan latihan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, terusik oleh kedatangan sekelompok orang yang diduga mengatasnamakan “PSHT JJ”. Kehadiran mereka di lokasi latihan memicu ketegangan dan keresahan di tengah warga serta peserta latihan.


Peristiwa tersebut langsung ditindaklanjuti secara hukum. Ketua Ranting Saradan, Moch Icdah Asyarin, didampingi Tim Lembaga Hukum dan Advokasi (LHA) SH Terate Pusat Madiun, resmi melaporkan kejadian itu ke Polres Madiun pada Kamis, 16 April 2026.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, rombongan yang dipimpin oleh oknum berinisial Welly tersebut mendatangi lokasi latihan rutin dan diduga melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban, termasuk menyampaikan klaim yang tidak sesuai dengan struktur resmi organisasi SH Terate yang berpusat di Madiun.


Tim LHA SH Terate menegaskan bahwa langkah hukum ini bukan sekadar respons, melainkan bentuk ketegasan terhadap setiap pihak yang mencoba mengganggu kegiatan resmi organisasi dengan cara-cara yang tidak dapat dibenarkan.


“Kami tidak akan mentolerir tindakan yang berpotensi memecah belah maupun mengganggu ketertiban dengan mengatasnamakan organisasi. Seluruh proses kami serahkan kepada pihak kepolisian,” tegas perwakilan Tim LHA.


Dipa Kurnia turut menekankan pentingnya menjaga stabilitas wilayah Madiun sebagai “Bumi Pendekar” dari potensi gesekan yang dipicu oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.


“Kami mengimbau seluruh warga untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. Jangan sampai ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan tertentu. Biarkan hukum yang bekerja,” ujarnya.


Dalam laporan tersebut, pihak pelapor juga telah menyerahkan sejumlah bukti pendukung. Diharapkan aparat kepolisian segera menindaklanjuti laporan ini guna mencegah potensi konflik yang lebih luas di lapangan.(red)