Iklan

Minggu, 04 Oktober 2026, 4.10.26 WIB
Last Updated 2026-10-04T05:52:34Z
-UTAMABERITA TERKINIBERITA-UTAMANASIONALREGIONALRELIGI

MINGGU PAGI DI MAKAM BATARO KATONG, RATUSAN JAMAAH BERDATANGAN — WISATA RELIGI SEKALIGUS MENGGERAKKAN UMKM

Advertisement

 


Banaspatiwatch.co.id||Ponorogo, Minggu 4 Oktober 2026___ Suasana ramai terlihat di kawasan Makam Bataro Katong, Ponorogo, Minggu (4/10/2026) pagi hingga siang. Ratusan jamaah berdatangan untuk berziarah ke makam tokoh yang memiliki tempat penting dalam sejarah dan tradisi masyarakat Ponorogo.


Sejak pagi, arus kedatangan peziarah mulai terlihat. Masyarakat datang secara individu maupun berombongan, menjadikan kawasan makam dipenuhi aktivitas hingga menjelang siang.


Ramainya peziarah juga membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar. Sejumlah pelaku UMKM memanfaatkan momentum tersebut dengan membuka lapak dagangan di sekitar kawasan makam.


Beragam makanan dan minuman tersedia, mulai dari es, batagor, jenang sumsum hingga berbagai jajanan lainnya. Kehadiran para pedagang membuat suasana kawasan semakin hidup sekaligus membuka peluang ekonomi bagi warga setempat.


Bataro Katong dikenal dalam sejarah lokal Ponorogo sebagai salah satu tokoh penting dalam perjalanan awal berdirinya Ponorogo. Dalam berbagai sumber dan tradisi masyarakat, Bataro Katong disebut memiliki hubungan dengan Brawijaya V dari Majapahit dan dikenal sebagai adipati pertama Ponorogo.


Sejumlah kisah mengenai Bataro Katong berkembang dalam tradisi dan sejarah lokal masyarakat Ponorogo. Karena terdapat beragam versi mengenai silsilah dan perjalanan sejarahnya, informasi mengenai Bataro Katong perlu disampaikan secara proporsional dengan merujuk pada sumber sejarah yang dapat dipertanggungjawabkan.


Di sisi lain, kondisi kawasan makam juga mendapat perhatian. Lingkungan terlihat bersih dan tertata. Warga sekitar pun menyambut para jamaah dengan ramah dan penuh keramahan.


Kondisi tersebut menjadi nilai positif bagi kawasan Makam Bataro Katong. Aktivitas ziarah tidak hanya menjadi bagian dari kehidupan keagamaan dan penghormatan terhadap sejarah, tetapi juga mampu memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha.


Jika dikelola dengan baik, kawasan Makam Bataro Katong memiliki potensi untuk terus berkembang sebagai destinasi wisata religi dan budaya, dengan tetap mengedepankan kebersihan, ketertiban, pelestarian sejarah, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar.


Sejarah tetap dikenang, tradisi tetap dijaga, dan ekonomi warga ikut bergerak.

Penulis : Tyawanaji