Advertisement
Banaspatiwatch.co.id||Surabaya— 78 tahun bukan sekadar angka dan bukan hanya seremoni tahunan. Perjalanan panjang Polisi Wanita harus menjadi momentum untuk melihat lebih jauh: sejauh mana keberadaan Polwan benar-benar menghadirkan rasa aman, keadilan, dan pelayanan yang humanis bagi masyarakat?
Di tengah tuntutan zaman yang semakin kompleks, Polwan dituntut bukan hanya tegas dalam berseragam, tetapi juga berani bersikap, berintegritas dalam menjalankan kewenangan, serta mampu berdiri di garis terdepan ketika masyarakat membutuhkan perlindungan.
Namun penghormatan kepada Polwan tidak boleh berhenti pada slogan dan ucapan selamat. Integritas harus diuji ketika berhadapan dengan kekuasaan, profesionalisme harus terlihat ketika menghadapi tekanan, dan keberpihakan kepada masyarakat harus dibuktikan ketika kebenaran berhadapan dengan kepentingan.
Polwan harus menjadi wajah kepolisian yang mampu membangun kepercayaan publik—bukan sekadar melalui pencitraan, tetapi melalui kerja nyata, transparansi, keberanian mengungkap kebenaran, serta ketegasan terhadap setiap bentuk pelanggaran tanpa pandang bulu.
“Di usia ke-78 ini, kami tidak ingin Polwan hanya menerima ucapan selamat. Kami ingin melihat Polwan semakin kuat, kritis, profesional, dan berani menjaga marwah institusi dengan integritas. Sebab kehormatan seragam bukan ditentukan oleh pangkat maupun jabatan, melainkan oleh keberanian mempertahankan kebenaran dan keberpihakan kepada masyarakat,”ujar Bondan sapaan akrab Pemred Banaspatiwatch.
“Banaspatiwatch.co.id akan terus memberikan apresiasi ketika Polwan bekerja untuk kepentingan publik, tetapi kami juga tidak akan kehilangan fungsi kontrol ketika terdapat persoalan yang menyangkut pelayanan, keadilan, dan kepercayaan masyarakat. Kritik bukan bentuk permusuhan, melainkan bagian dari upaya menjaga institusi agar tetap berada pada jalur pengabdian,”pungkasnya.
Selamat Hari Polwan ke-78 Tahun 2026.
Terus mengabdi. Berani berbenah. Tegas pada kebenaran.
Redaksi

