Iklan

Jumat, 15 Mei 2026, 15.5.26 WIB
Last Updated 2026-05-15T10:42:59Z
-UTAMABERITA TERKINIBERITA-UTAMAHUKUMNASIONALPEMERINTAHREGIONAL

Cak Andra Siap Menenun Asa dari Akar Rumput Gubeng

Advertisement

 

Foto:
Risky Andra bersama Sekertaris DPC PDIP kota Surabaya sekaligus Ketua DPRD kota Surabaya H Syaifudin Zuhri S.Sos







Derap Langkah Rizky Andra: Menenun Asa dari Akar Rumput Gubeng

Banaspatiwatch.co.id ||SURABAYA-- Angin malam Kota Pahlawan membawa bisik perubahan yang kian nyata. Di antara gemuruh politik Surabaya, sebuah gelombang regenerasi kepemimpinan muda sedang memahat takdirnya sendiri. Di balik megahnya dinding Grand Empire Palace pada Minggu (10/5/2026), sebuah sumpah setia diucapkan, menandai lahirnya nakhoda baru bagi cita-cita wong cilik.


Dialah Rizky Andra, sosok pemuda yang namanya kini resmi terpatri sebagai Bendahara Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Gubeng masa bakti 2026-2031. Pelantikan yang berlangsung khidmat itu bukan sekadar seremoni ketukan palu, melainkan sebuah awal dari babak baru yang ia sebut dengan penuh takzim: "awal perjuangan dari akar rumput."


Bagi publik Surabaya, wajah Andra bukanlah gubahan asing yang baru dikenal. Ia adalah sang penyandang mahkota Cak Surabaya 2019, pemuda yang dahulu berjalan di atas panggung protokoler dengan senyum karismatik. Langkah kakinya juga pernah menghentak matras sebagai atlet nasional karate, serta menggaungkan kepedulian lingkungan selaku Duta Earth Hour 2019. Namun, panggung-panggung megah itu tidak membuatnya lupa pada bumi tempatnya berpijak.


Andra memilih jalan yang sunyi namun berarti: melayani langsung jeritan dan bisikan warga sebagai seorang Ketua RT di wilayah Gubeng Kota.


"Pengabdian sesungguhnya dimulai dari mendengarkan apa yang menjadi keluh kesah warga di tingkat paling dasar," ucap mahasiswa pascasarjana Manajemen SDM itu dengan nada suara yang menyiratkan keteguhan hati.


Rekam jejak hidupnya adalah simfoni dari kerja keras dan kepedulian yang multidimensi. Dari lapangan hijau sebagai pendiri GAS Football Club, kepemimpinannya di FORZA Jawa Timur, hingga tetesan keringatnya dalam menyukseskan Asian Games 2018, semua bermuara pada satu muasal: cinta pada kemanusiaan. Kini, visi sosialnya ia bentangkan lebih lebar, membidik program pendidikan yang membebaskan, kesehatan yang berkeadilan, serta pemformatan SDM Surabaya yang lebih masif.


Keputusannya untuk melabuhkan hati pada pelukan politik praktis bersama PDI Perjuangan bukanlah sebuah kebetulan. Baginya, politik adalah sajadah pengabdian, sebuah alat suci untuk memperluas jangkauan tangan dalam membantu sesama. Dengan ilmu manajemen manusia yang tengah ditimbanya, ia bertekad merajut perubahan yang lebih sistematis dan berdampak nyata bagi warga kota.


Kehadiran Andra di jajaran struktural PAC Gubeng meniupkan angin segar di tengah dahaga publik akan sosok pemimpin yang bersih. Ia memberi pesan tersirat kepada generasi muda: bahwa politik bisa menjelma menjadi ruang yang begitu anggun dan elegan jika diisi oleh jiwa-jiwa yang sarat integritas serta semangat tanpa pamrih.


"Merdeka! PDI Perjuangan, Jaya!" seru Andra menutup perbincangan. Sebuah pekikan yang tidak hanya memecah keheningan, tetapi juga menegaskan kesiapannya untuk mengawal, memeluk, dan memperjuangkan seluruh aspirasi warga Gubeng hingga lima tahun ke depan.


Di tangan pemuda seperti inilah, masa depan Surabaya sedang dipertaruhkan dengan penuh harapan.


(Wied)