Iklan

Jumat, 05 Juni 2026, 5.6.26 WIB
Last Updated 2026-06-05T02:56:54Z
-UTAMABERITA TERKINIBERITA-UTAMAPEMERINTAHREGIONAL

HEARING KOMISI B DPRD KOTA SURABAYA: Dirut Pasar Surya," Kami menegakkan Regulasi, Bukan Berarti Harus Semena-mena."

Advertisement


Banaspatiwatch.co.id||SURABAYA-- Penataan tata kelola pangan yang sehat, higienis, dan modern di Kota Pahlawan kini sedang memasuki babak baru. Komisi B DPRD Kota Surabaya menggelar hearing strategis (Kamis,4/6/26) mempertemukan berbagai elemen penting demi merumuskan masa depan pasar tradisional yang lebih representatif. 


Kehadiran langsung Agus Priyo, selaku tokoh sentral pada PT PASAR SURYA (PERSERODA) ini menjadi bukti nyata keseriusan jajaran direksi PT Pasar Surya dalam mengawal transisi regulasi nasional demi kenyamanan dan perlindungan kesehatan seluruh warga Surabaya.


Di tengah bergulirnya amanat Peraturan Menteri Pertanian No. 13 Tahun 2010, wajah pasar tradisional di Surabaya dipastikan akan bertransformasi total. Tidak ada lagi kesan kumuh dari aktivitas pemotongan unggas liar di area lapang dagang. Kebijakan ini menegaskan komitmen tinggi PT Pasar Surya yang bertindak cepat dan solutif demi memberikan jaminan kebersihan maksimal, memisahkan secara tegas zona basah pemotongan dari zona penjualan karkas segar.


SOLUSI INFRASTRUKTUR 


Tiga Titik RPU Baru Siap Beroperasi

Merespons kebutuhan para pedagang, manajemen PT Pasar Surya bersama Pemkot Surabaya bergerak taktis. Langkah konkrit dilakukan dengan langsung mengebut pembangunan infrastruktur pemotongan unggas modern yang terintegrasi di beberapa pasar strategis, antara lain:


*Pasar Wonokromo: Diproyeksikan rampung pada periode Mei–Juli untuk melayani wilayah Surabaya Selatan dan Barat.

*Pasar Baba’an: Proses konstruksi telah rampung dan siap difungsikan dalam waktu dekat untuk meng-cover kebutuhan wilayah Surabaya Utara.

*Pasar Keputran Selatan: Saat ini dalam tahap pembangunan intensif yang diproyeksikan tuntas pada Oktober mendatang untuk area Surabaya Pusat dan sekitarnya.


Hadirnya fasilitas pemotongan yang mutakhir ini merupakan jawaban visioner atas keterbatasan kapasitas Rumah Potong Unggas (RPU) Jeruk yang saat ini memiliki kapasitas eksisting 5.000 ekor per hari. Sedangkan kebutuhan saat ini mencapai 18.000 ekor per hari.


Demi menjaga profesionalitas kerja, segala teknis terkait operasional RPU akan diserahkan kepada RPH sebagai ahlinya.


"Kami sangat mengerti dan berempati pada denyut nadi ekonomi para pedagang. Komunikasi intensif terus kami lakukan. Namun, kita juga wajib tunduk pada aturan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 dan PP Nomor 39 Tahun 2021 yang mengamanatkan standar baku higienitas," sepenggal ucapan Agus dalam forum tersebut.


NILAI TAMBAH JAMINAN HALAL UNTUK KONSUMEN 


Langkah sterilisasi pasar tradisional dari aktivitas pemotongan langsung ini bukan sekadar penegakan aturan formalitas belaka. PT Pasar Surya melihat ini sebagai peluang emas untuk menaikkan kelas pasar tradisional di Surabaya.


Dengan mekanisme pemotongan terpusat yang higienis, daging ayam yang sampai ke tangan konsumen di meja-meja pasar dipastikan telah mengantongi sertifikasi halal resmi dan lolos uji klinis kesehatan. Keuntungan ini dinilai akan mendongkrak omzet pedagang karena kepercayaan masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional akan meningkat drastis.


Terkait aspirasi para pedagang yang menginginkan adanya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) mandiri di setiap pasar, manajemen menjelaskan secara edukatif bahwa tata kelola limbah biologis unggas memiliki kompleksitas tinggi berdasarkan regulasi ketat pemerintah pusat. 

IPAL hanyalah satu bagian kecil dari ekosistem tata kelola lingkungan yang sehat.


TRANSISI HUMANIS DAN TERUKUR 


PT Pasar Surya bersama Satpol PP Surabaya memastikan bahwa proses penertiban tidak akan berjalan kaku. Sesuai dengan hasil sanksi administrasi dan sosialisasi berkala, para pedagang tetap diberikan ruang yang luas untuk berniaga daging unggas segar secara representatif di dalam pasar. Proses pemindahan dan sinkronisasi data pedagang dikawal secara transparan dengan memprioritaskan warga ber-KTP Surabaya.


Melalui sinergi apik antara legislatif, jajaran direksi PT Pasar Surya, dan perwakilan pedagang, Surabaya kini menatap era baru pasar tradisional. Pasar yang tidak hanya ramai perputaran ekonominya, tetapi juga menjadi etalase pangan yang sehat, aman, dan higienis bagi masa depan generasi Kota Surabaya.


( Wied )