Iklan

Sabtu, 25 April 2026, 25.4.26 WIB
Last Updated 2026-04-25T16:54:33Z
-UTAMABERITA TERKINIBERITA-UTAMAHUKUMPEMERINTAHPOLRIREGIONALRELIGIWARGA LAPOR

“Dibangun dari Uang Rakyat, Dibiarkan Tak Berguna: Skandal TPS Mangkrak di Gresik”

Advertisement


Banaspatiwatch.co.id
||Gresik--Fasilitas Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang berada di Dusun Gantang, Desa Boboh, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik kini menjadi sorotan tajam. Pasalnya, bangunan yang menyedot anggaran Dana Desa tersebut hingga kini hanya menjadi monumen mati dan tidak difungsikan, meski pembangunannya telah rampung berbulan-bulan lalu.


​Kritik Keras: Anggaran Rakyat Bukan untuk Pajangan

​Kondisi ini memicu kritik keras dari berbagai pihak. Pembangunan fasilitas publik yang dibiarkan mangkrak dianggap sebagai bentuk Mensia siakan dan pemborosan uang negara. Dana Desa yang seharusnya diprioritaskan untuk kesejahteraan masyarakat justru terkesan dihamburkan tanpa asas manfaat yang jelas.


​"Ini bukan sekadar keterlambatan operasional, tapi patut diduga sebagai kelalaian serius. Membangun gedung tanpa rencana operasional yang matang adalah bentuk pemborosan anggaran yang nyata," tegas salah satu praktisi hukum yang memantau penggunaan dana publik di Gresik.


​Sampah Justru Berserakan di Samping Bangunan

​Mirisnya lagi, akibat ketiadaan sosialisasi dan kejelasan dari Pemerintah Desa, sampah justru menumpuk di samping bangunan TPS. Warga terpaksa membuang sampah sembarangan karena tidak tahu bagaimana cara mengakses fasilitas tersebut. Hal ini menciptakan ironi: TPS dibangun untuk mengatasi sampah, namun keberadaannya justru menambah kumuh lingkungan.


​Sejumlah warga menyayangkan kondisi tersebut. Mereka menilai keberadaan TPS yang menganggur ini berpotensi merugikan masyarakat secara ganda; hilangnya anggaran desa dan tidak teratasinya masalah sanitasi.

​“Sayang sekali kalau hanya jadi pajangan. Harapannya TPS ini bisa mengatasi masalah sampah, tapi sampai sekarang tidak ada gunanya sama sekali bagi kami,” ungkap salah satu warga setempat kepada media, Jumat (24/04/2026).


​Menunggu Transparansi Pemerintah Desa

​Pantauan di lokasi menunjukkan bangunan TPS berdiri kokoh namun sepi tanpa aktivitas. Tidak terlihat adanya petugas, mesin pengolah, maupun fasilitas pendukung operasional lainnya. Kondisi bangunan yang mulai berdebu menunjukkan sudah cukup lama fasilitas ini dibiarkan terlantar.


​Warga menuntut Pemerintah Desa Boboh untuk tidak menutup mata dan segera memberikan penjelasan transparan. Jika tidak segera difungsikan, warga meminta pihak Inspektorat maupun Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Gresik untuk turun tangan melakukan audit terhadap proyek tersebut guna memastikan tidak ada penyalahgunaan wewenang atau indikasi kerugian negara.


​Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Desa Boboh terkait alasan di balik mangkraknya fasilitas tersebut. Sumber : Aduan Warga.


Redaksi menyoroti ada apa dengan pemerintah Desa Boboh??? Tiap Kali dihubungi untuk Konfirmasi, Selalu Menghindar dan Pilih Bungkam, Padahal Jelas jelas ini untuk kebaikan warga Masyarakat, karena Makin hari sampah Makin menumpuk tak hanya lingkungan yang tercemar namun hal ini bisa berdampak pada kesehatan masyarakat.


Redaksi juga Selalu Komitmen Menyajikan Fakta di Balik Berita dan memberikan kesempatan kepada para pihak pihak terkait untuk memberikan penjelasan klarifikasi dan konfirmasi serta koordinasi guna menyajikan berita berkualitas dan berimbang .


Pewarta : Tim Investigasi 

Editor: Redaksi