Iklan

Selasa, 24 Februari 2026, 24.2.26 WIB
Last Updated 2026-02-24T15:30:08Z
-UTAMABERITA TERKINIBERITA-UTAMAPEMERINTAHREGIONALRELIGITIPS & TRICK

Fenomena Angkringan di Madiun, Singih Aji: “Perempuan Tidak Lagi Menunggu Jadi PNS”

Advertisement


Banaspatiwatch.co.id
| | Madiun-- Jalanan di Madiun kini semakin ramai oleh angkringan. Dari sudut kota hingga pinggir desa, gerobak kopi dan nasi kucing tumbuh hampir setiap pekan. Menariknya, banyak yang berdiri atas inisiatif perempuan muda.


Fenomena ini mendapat sorotan dari tokoh pemuda wirausaha, "Singih Aji". Ia menilai kemunculan angkringan yang masif bukan sekadar tren kuliner, melainkan tanda perubahan cara berpikir generasi muda.


“Ini sinyal kuat. Perempuan sekarang tidak lagi berpikir harus jadi PNS untuk bisa hidup. Mereka sadar, usaha kecil pun bisa jadi jalan mandiri,” tegas Singih Aji kepada Banaspati Watch.


Menurutnya, mahalnya biaya pendidikan dan ketatnya persaingan kerja formal membuat anak muda berpikir lebih realistis. Daripada menunggu peluang yang belum tentu datang, sebagian memilih menciptakan peluang sendiri.


“Ini bukan sekadar jualan kopi. Ini soal mentalitas. Soal keberanian berdiri di kaki sendiri,” lanjutnya.


Namun, ia juga mengingatkan bahwa persaingan ke depan tidak akan ringan. Tanpa manajemen yang baik, banyak usaha bisa gugur sebelum berkembang.


“Kalau hanya ikut tren, pasti tumbang. Tapi kalau serius, ini bisa jadi fondasi ekonomi rakyat. Pemerintah seharusnya hadir memberi pendampingan, bukan hanya bangga dengan angka UMKM,” kritiknya.


Singih Aji menilai, jika dikelola dengan baik, gelombang usaha kecil yang digerakkan perempuan ini bisa menjadi kekuatan ekonomi baru di tingkat lokal.


“Indonesia mungkin belum langsung jaya. Tapi kalau mental mandiri ini terus tumbuh, lima sampai sepuluh tahun ke depan dampaknya akan terasa,” pungkasnya.(Red)